15 Jam Perjalanan Mengantar Nyawa

JOIN US http;//facebook.com/FWfaunawelfare

kutipan dari postingan di web lain...

".......Siapa yang menyangka dan mengira Sabtu pagi hari jam 7, saya mendapatkan SMS dari Pak Handaka bahwa 3 dari 4 ekor yang dikirim oleh JOHANES telah mati. Saya menangis histeris sejadi-jadinya, apalagi setelah mendengar hasil visum dokter yang mengatakan penyebab kematian Dior, Alfan dan Dextra adalah karena kekurangan oksigen sehingga paru-paru mereka pecah, dengan kondisi darah keluar dari mata, hidung dan telinga ......"

 

Setelah menempuh perjalanan panas terik dengan menggunakan kereta api barang di mulai di hari jumat siang hari, 4 Feb 2011, ternyata hanya Aisha yang selamat sampai di kota tujuan, yogyakarta. Sedangkan untuk Dior, Alfan, dan Dextra, perjalan itu adalah perjalanan mengantar nyawa mereka dengan penuh penderitaan yang teramat menyakitkan dan panjang.

Owner, Chistina Mason, mempercayakan perjalanan ke-4 doggie St. Bernard nya melalui jasa antar hewan dari PLANET PETSHOP berlokasi di Lt.1 GajahMada, milik Johanes, yang menurut hematnya adalah mampu memberikan layanan tersebut hingga sampai ke kota tujuan, walau mungkin tidak pernah mengatakan bahwa ke-4 doggies tersebut akan sampai dalam keadaan masih bernyawa.

 

Sampai sekarang Johanes masih merasa dirinya tidak bersalah dengan melakukan tindakan memasukan 2 ekor anjing jenis St.Bernard yang berbulu tebal dan merupakan anjing yang diperuntukan untuk menjadi anjing penjaga daerah pengunungan salju kedalam kandang ukuran P5. Sedangkan menurut directory kennel, kandang standard mereka adalah ukuran P7. Ditambah lagi dengan menutup ventilasi kandang dengan lakban...!! tanpa minum, tanpa makan disediakan, namun walau pun disediakan makan dan minum, bagaiman cara ke-2 anjing berbobot 60-65kg tersebut dapat melakukan gerakan berputar-putar secara bebas dalam kandang yang sudah tidak memiliki sisa ruangan lagi walau hanya untuk bernafas.

 

Terbukti dengan visum yang dilakukan doter hewan di Yogya, yang menyatakan bahwa mereka mati karena pecahnya paru-paru karena bekerja terlalu keras memompa mencari oksigen, dehidrasi serta kepanasan.

15 jam yang sangat panjang dan menyakitkan untuk dijadikan sebagai pilihan mengantar nyawa... Andai mereka bisa memilih.

Entah berapa lama mereka merasakan sakit akibat pecahnya paru-paru, d

an darah terpompa keluar, sampai mengalir kembali melalui telinga, mulut dan mata serta hidung mereka. Lelah terlungkai letih tanpa tenaga, tanpa daya, tanpa ada bantuan datang..?? atau mungkin ada Sang Pencipta yang mencintai mereka dengan amat sangat dan seketika mengambil nyawa mereka pada saat manusia-manusia itu bisa terpikirkan untuk menjejalkan mereka berdua kedalam kandang kecil itu dan menutup lubang-lubang ventilasi dengan lakban???

 

 

cerita selengkapnya oleh owner dapat di lihat pada link berikut tiny.cc/r6ori

JOIN US http;//facebook.com/FWfaunawelfare

http://www.facebook.com/SaintBernardku